19 Agustus 2011

Wanita Lebih Berpotensi Orgasme Lebih Banyak Ketimbang Pria






   MESKIPUN banyak yang mengeluhkan wanita sulit mencapai orgasme, nyatanya mereka justru lebih potensial meraih klimaks ganda ketimbang pria. Benarkah?

Dibandingkan pria, wanita memang membutuhkan waktu lebih untuk menyalakan gairahnya. Untuk itulah, banyak dari mereka yang mengeluhkan bahwa dirinya kerap tidak berhasil mencapai orgasme. Tak jarang, dari mereka pun gagal mencapai titik klimaks dari agenda bercinta yang dilewatinya.

Psikolog Klinis Seema Hingorany mengatakan, ketakutan seseorang mendapatkan kehamilan atau terkena penyakit seksual menular menjadi pengganggu kehadiran kenikmatan seksual pada wanita. Padahal gangguan orgasmik pada wanita tersebut adalah kelainan seksual yang cukup umum, di mana nantinya bakal memengaruhi cara wanita klimaks selama aktivitas seksual berlangsung. Tak jarang, banyak pula wanita tidak dapat mengalami orgasme meskipun ia telah mendapatkan gairah seksual yang cukup.

Untuk meminimalisir serangan tersebut, para pasangan pun perlu memelajari bagaimana memberi dan menerima rangsangan seksual dan cara menggapai kepuasan. Masalahnya, banyak wanita yang tidak nyaman mendiskusikan dan mengeksplorasi teknik-teknik seksual yang sebenarnya dapat mengintensifkan orgasme.

Terapis seks senior Dr Rajan B Bhonsle mengatakan, ketidakmampuan untuk mencapai orgasme sangat umum di kalangan wanita.

“Kesulitan tersebut biasanya berasal dari penolakan Anda sendiri. Ada kalanya masalah fisik menghambat wanita mencapai orgasme. Namun dengan bimbingan dan latihan yang mereka pelajari, maka hal tersebut pun dapat teratasi,” jelasnya.

Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan orgasme pada wanita sering tak tercapai seperti diulas Times of India.

Orgasme ganda

Wanita dapat menikmati multiorgasme karena tubuh mereka tidak memerlukan waktu untuk mengatur ulang dorongan seksual setelah orgasme. Masalahnya,  banyak pasangan yang terinspirasi dengan cara yang digambarkan dalam film. Hasilnya banyak pasangan yang terlanjur memiliki harapan tinggi sesuai film dan tidak berhasil mencapai keinginannya saat berhadapan dengan pasangan. Banyak wanita muda yang bingung ketika mereka mencoba beberapa kali, namun tetap tidak menemukan kenikmatan menarik untuknya atau kenikmatan yang sesuai dengan harapannya.

Disfungsi seksual

Female Sexual Arousal Disorder (FSAD) ditandai dengan kurangnya hasrat seksual, penurunan libido, dan kurangnya lubrikasi sehingga menyebabkan hubungan seksual sulit terlewati atau terasa menyakitkan sehingga membuat klimaks terganggu.

“Gejala ini dapat menghambat seorang wanita memiliki kepuasan seksual,” kata Dr Bhonsle.

Psikolog klinis Dr Kanan Khatau Chikhal mengatakan, bahwa melakukan terapi rutin dapat membantu Anda mengatasi hal tersebut.

“Wanita perlu menyadari bahwa memberitahu pasangannya tentang titik rangsang yang tepat memang sangat penting. Tak hanya itu, melakukan latihan kegel dapat membantu kelenturan Miss V saat menerima serangan orgasme pun perlu dilakukan.

Terapi

Bantuan terapis dapat mengeksplorasi masa lalu dan mendorong Anda menjadi akrab dengan tubuh sendiri, serta membuat hal-hal yang memberikan kesenangan bagi kehidupan seksual Anda. Buku dan video sangat membantu Anda untuk mencapai klimaks tersebut. Teknik tertentu bahkan sering membantu wanita belajar bagaimana memiliki orgasme yang maksimal. Selebihnya, tidak ada cara yang tepat untuk meraih kenikmatan seksual dengan menyesuaikan gaya bercinta sesuai kebutuhan Anda berdua.












source


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...